Budiman mengatakan Ganjar Pranowo selaku capres dari PDIP bukan berarti sebagai calon yang buruk. Menurutnya, Gubernur Jawa Tengah itu memiliki gaya kepemimpinannya sendiri.
“Tapi tampaknya, dalam penalaran saya, itu tidak dipenuhi dalam kualifikasi dan kriteria yang dimiliki oleh calon dari PDI Perjuangan,” kata Budiman.
Atas dukungannya terhadap Prabowo, dia merasa tidak sedang melakukan kesalahan baik secara ideologis maupun strategis.
“Saya meyakini bahwa secara ideologis dan secara strategis, saya sedang menerjemahkan posisi [ucapan] Ibu [Mega] yang salama ini disampaikan. Jadi saya merasa, secara idoelogis, secara strategis, saya tidak melakukan kesalahan,” tegasnya.
Kendati demikian, Budiman mengaku siap bertanggung jawab jika dianggap salah secara administratif maupun organisasi. Dia mengaku siap jika dipecat dari PDIP.
“Jadi saya pikir, ya itu langkah saya mungkin dianggap salah secara administratif, secara organisasional. Dan karena itu saya siap mempertanggungjawabkannya,” tutup dia.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu Sugiono