Pernyataan ini diklaim dipelintir seakan menyebut Prabowo menyesal dekat dengan kelompok Islam.
Saat dikonfirmasi, Grace menjelaskan pernyataannya dipelintir.
"Ya jelas dipelintir," kata Grace melalui pesan singkat kepada kumparan, Senin (28/8).
Bagi Grace, tidak ada yang menyebut Prabowo menyesal dengan kelompok tertentu. Apalagi berkaitan dengan kelompok Islam.
"Yang benar ya sesuai yang di Total Politik itu. Sebaiknya kita sebagai pembaca harus cek dan ricek. Banyak media abal-abal yang suka melintir-lintir berita," jelasnya.
Ia menyebut tak sampai berkomunikasi dengan Gerindra ataupun Prabowo karena isu ini. Grace menegaskan isu yang berkembang pelintiran semata.
"Kalau pernyataan saya kan jelas di Total Politik. Yang melintir, kata kata saya diganti seenaknya. Yang mulai siapa juga enggak jelas. Kami juga berkali kali alami kejadian seperti ini," ungkap eks presenter TV ini.
"Oleh karena itu kita sebagai masyarakat harus waspada selalu jangan menelan bulat-bulat semua informasi yang kita terima. Banyak hoaks bertebaran," tutupnya.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah