Di tempat yang sama, juru bicara Partai Demokrat, Andi Mallarangeng menegaskan kalau pihaknya sudah tidak berada di Koalisi Perubahan dan memutuskan untuk mencabut dukungan terhadap Anies Baswedan.
Bahkan bukti foto yang berisi tentang surat lamaran Anies Baswedan kepada AHY beredar di media sosial.
Foto itu diklaim sebagai bukti kalau mantan orang nomor satu di Jakarta itu pernah meminta AHY sebagai pendampingnya di pesta rakyat tahun 2024.
Lebih lanjut, dituding sebagai pengkhianat, Anies Baswedan merilis sebuah video pernyataan.
Pada video itu, ia hanya meminta kepada para pendukungnya agar fokus terhadap misi untuk mengubah Indonesia menjadi lebih baik.
“Mari kita terus konsentrasi pada usaha kita untuk melakukan perubahan,” tutur Anies Baswedan.
Selanjutnya, ia meminta kepada pendukungnya agar tidak termakan dengan berbagai tudingan yang diarahkan kepadanya.
“Nanti pada waktunya akan ada penjelasan lengkap (respon dinamika koalisi), sekarang kita fokus untuk melakukan perubahan,” ucapnya.
“Harus ikhlas, artinya dipuji tidak terbang dicaci tidak tumbang, kita jalani,” pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026