Merasa dikhianati, Demokrat akhirnya mencabut dukungannya terhadap bakal capres Anies Baswedan dan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), yang dibentuknya bersama Nasdem dan PKS.
"Saya tahu para kader Demokrat marah dan kecewa," kata Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu usai memimpin rapat pengurus pusat dan daerah Partai Demokrat di markasnya di Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/9).
"Bukan karena ketumnya tidak jadi Cawapres, tapi karena perjuangan Demokrat telah dilukai oleh mereka yang tidak jujur, serta melanggar komitmen kesepakatan," ungkap AHY.
AHY pun berusaha menenangkan para kader dan simpatisan agar tetap tenang dan berpikir jernih. Menurutnya, Partai Demokrat tidak akan patah oleh ganjalan politik sekeras apapun.
"Meskipun kita juga tidak akan berkompromi pada konspirasi politik securang apapun," sindirnya
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah