NARASIBARU.COM -PDI Perjuangan mempertimbangkan sosok dari kader Nahdlatul Ulama (NU) untuk menjadi pendamping bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo pada 2024.
Menanggapi hal ini, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar menghormati keputusan PDI Perjuangan yang melirik kader NU.
"Itu kewenangan Bu Mega Kita serahkan semuanya ke Bu Mega dan PDIP untuk menentukan pasangannya. Kita tidak bisa ikut campur tangan," kata Muhaimin usai mengunjungi rumah dinas Wapres Maruf Amin, di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Senin petang (15/5).
Artikel Terkait
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu Sugiono