Ia pun mengungkapkan soal apa yang menjadi masalah dari polemik Ganjar muncul di tayangan azan.
"Jadi pertama kita terima dulu ini adalah sebuah iklan, ini adalah sebuah bentuk kampanye politik, saya selalu heran kalau orang menganggap,'loh itu kan bukan iklan,'kalau bukan iklan lantas apa?," ujarnya.
"Kan ini memang adalah sebuah upaya membangun imej tertentu melalui televisi. Nah kemudian di iklan itu yang jadi talent-nya Ganjar Pranowo, artinya dengan sengaja orang yang membuat iklan itu menempatkan pak Ganjar Pranowo di sana," tambahnya.
Lanjut Ade pun mengaku tak terima jika adanya dugaan bagi sebagian orang bahwa tujuan pembuat iklan itu adalah untuk mengajak orang salat.
"Masa sih pembuat iklan itu mengeluarkan uang membuat sebuah produksi iklan yang rumit, susah, melelahkan," ujarnya.
"Sorry ya ini gak penting tapi yang penting itu jelas bukan dalam rangka mengajak orang salat karena yang dijadikan talent adalah Ganjar Pranowo," katanya.
Kemudian kenapa Ganjar Pranowo yang dipilih menjadi talent, Ade Armando menyebut hal itu karena Ganjar Pranowo sedang memasuki tahapan pencalonan Presiden pada Pilpres 2024.
"Jadi hadirnya Ganjar Pranowo di iklan tersebut adalah dalam rangka mengkampanyekan dia agar dia dipilih oleh masyarakat untuk menjadi Presiden," terangnya.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu Sugiono