Di sisi lain, Anies juga menilai bahwa pekerja KPK memiliki ruang untuk mandiri. Pasalnya, lanjut Anies, pengangkatan aparatur sipil negara (ASN) pada karyawan dan staf KPK membatasi ruang mandiri pekerja di KPK.
"Ketika ada revisi yang kemudian membuat staf KPK, karyawan KPK menjadi ASN sebagaimana ASN yang lain, otomatis mereka tidak lagi memiliki ruang untuk mandiri," katanya.
Lebih lanjut, sebagai lembaga yang berada langsung di bawah presiden, KPK dinilai perlu mendapat ruang bebas dalam penegakan korupsi. Meski demikian, dia tidak dapat memastikan kebebasan ruang KPK di masa depan lantaran figur pemimpin masa depan yang tidak dapat dipastikan.
"Kita tidak pernah tau, siapa presiden di masa yang akan datang, apakah akan selalu memberikan ruang kepada KPK untuk menjalankan tugasnya sesuai dengan kewenangannya?" tandasnya.
Sumber: wartaekonomi
Artikel Terkait
Rocky Gerung Kritik Sumbangan Rp17 Triliun ke BoP: Ironi dengan Bunuh Diri Siswa SD karena Tak Beli Buku
Prabowo Diminta Tuntut Erick Thohir Soal Dugaan Penyimpangan Aset BUMN
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas