Dedi meyakini, Partai Golkar sangat berpeluang pindah haluan ke kubu Ganjar Pranowo apabila Ketua Umum Airlangga Hartarto bisa didapuk sebagai bakal cawapres.
"Kalau kemudian Ganjar Pranowo dan PDIP berkenan memasangkan Ganjar-Airlangga, saya rasa Golkar pasti meninggalkan (kubu) Gerindra," kata Pengamat Politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.
Bagi Golkar, kata Dedi, Pemilu 2024 ini merupakan pertarungan lantaran dua periode Presiden RI, belum ada capres atau cawapres dari partai berlambang beringin tersebut.
“Sehingga besar kemungkinan yang akan diikuti Golkar adalah koalisi yang memberikan peluang cawapres terhadap Golkar. Terlebih sekarang momentumnya ada yakni Airlangga Hartarto,” demikian Dedi
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah