NARASIBARU.COM - Perseteruan yang diduga kuat terjadi antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menuai perhatian banyak pihak seiring dinamika politik yang mencuat jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Perseteruan itu sendiri dinilai sudah memasuki fase perang terbuka.
"(Perang terbuka) ini bukan soal masalah harga diri Pak Jokowi saja, tapi menurut saya ini adalah harga diri dan muruah keluarga besar Pak Jokowi," kata Peneliti Senior Trust Indonesia Research and Consulting, Ahmad Fadhli dalam keterangannya kepada Inilah.com, dikutip Jumat (27/10/2023).
Fadhli memandang, Jokowi saat ini masih sabar dan mengkanalisasi semua emosinya meski berulang kali dicap sebagai petugas partai maupun direndahkan dalam bentuk pernyataan lainnya oleh Megawati.
"Tapi yang tidak bisa dikanalisasi oleh Pak Jokowi adalah soal masalah muruah dan harga diri keluarga," ujarnya.
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah