"Nggak mungkin anaknya ikut pemilu, bapaknya netral. Nggak mungkin, mustahil, jadi kami minta agar presiden dengan legowo cuti selama masa kampanye," tandas dia.
Sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka sebelumnya mengaku menerima dan menyiapkan solusi untuk aspirasi dan masukan masyarakat desa dalam acara Silaturahmi Desa Bersatu.
"Aspirasi, masukan, evaluasi dari teman-teman organisasi desa kan sudah kami tampung, nanti akan kami diskusikan lagi, kami jadwalkan minggu depan biar kita bisa mencarikan solusi yang terbaik dari permasalahan-permasalahan yang ada nanti," kata Gibran usai menghadiri acara yang digelar beberapa asosiasi perangkat desa itu di Stadion GBK, Minggu.
Mengenai dukungan para perangkat desa kepada dirinya pada Pemilu Presiden 2024, Gibran enggan berkomentar dan mengatakan yang lebih dulu dilakukan adalah menyiapkan solusi untuk masalah masyarakat desa.
"Kalau masalah dukung mendukung itu nanti saja. Kami carikan solusi terbaik dulu. Kami serap dulu, apa saja permasalahannya. Kalau dukung mendukung, nanti; nanti saja, sambil jalan," kata Gibran
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti