NARASIBARU.COM - Calon wakil presiden Mahfud MD menjelaskan bahwa kegiatannya yang banyak menemui tokoh agama hingga masyarakat di berbagai daerah belakangan ini enggan disebut sebagai kampanye. Karena menurutnya kampanye hanyalah ajang untuk menjajakan diri dengan visi misinya.
“Itu namanya menawarkan diri, 'oh saya begini, oh saya bisa begini'. Banyak bohongnya itu kampanye," kata Mahfud saat ditemui awak media di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (1/12/2023).
Bahkan, selama masa kampanye ini, Mahfud enggan untuk menawarkan dirinya untuk dipilih oleh masyarakat setempat yang ia kunjungi. Ia selalu menekankan kepada masyarakat yang ditemui untuk menentukan pilihannya dengan mengikuti hati nuraninya.
“Pilih mana yang menurut ibu bapak mau pilih. Pilih saja, yang penting kembali kepada nurani," tuturnya.
Artikel Terkait
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu Sugiono