"Jika penegak hukum jujur, Jokowi dan banyak menteri korupsi, (juga) ipar dan anak-anaknya," ujar Pigai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (18/5).
Dikatakan Pigai lagi, era saat ini memang penuh ironi. Ketika kekuasaan dipakai untuk membangun intrik terhadap orang yang tidak berkuasa.
"Ini negeri maling yang dipimpin para pejabat sontoloyo dan bedebah. Pisau kekuasaan menindas orang tidak berkuasa," katanya.
Dalam kasus Johnny Plate, Pigai tidak ragu memuji sikap Surya Paloh, yang sejauh ini tidak terlihat gentar pada posisinya mencapreskan Anies.
"Hebat Surya Paloh, pemimpin nasionalis Indonesia dorong minoritas capres," pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah