SEBAGAI wakil rakyat, anggota komisi II DPRD Kota Mojokerto Moeljadi menjalankan tugas dan fungsi pengawasan terhadap pembangunan oleh Pemkot Mojokerto.
Di sisi lain, legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga diamanahi menjaga marwah dengan menegakkan kode etik di internal dewan selaku ketua Badan Kehormatan (BK).
Salah satu atensi diberikan Moeljadi pada beberapa proyek yang pengerjaannya molor pada tahun ini.
Meski sebagian besar proyek strategis telah selesai, namun masih menyisakan sejumlah catatan lantaran beberapa proyek fisik dikerjakan hingga melewati batas masa kontrak.
’’Dengan adanya proyek-proyek yang tidak terselesaikan tepat waktu ini, saya meminta agar Pemkot Mojokerto harus tegas untuk mencari penyebabnya,’’ tandasnya.
Apalagi, terdapat satu proyek strategis yang tidak bisa rampung hingga mendekati berakhirnya tahun anggaran 2023. Yakni pekerjaan pembangunan gedung one stop service di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Jalan Raya Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon.
’’Kalau seperti ini RSUD juga harus tegas dengan mengidentifikasi permasalahannya kenapa kok tidak terselesaikan,’’ paparnya.
Artikel Terkait
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu Sugiono