NARASIBARU.COM - Sejumlah kader PPP mendeklarasikan dukungan mereka ke pasangan capres-cawapres, Prabowo-Gibran.
Hal itu membuat sejumlah pihak akhirnya angkat bicara termasuk Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) nasional PPP, Sandiaga Uno.
Seperti diketahui, PPP sendiri menjadi salah satu partai pendukung pasangan capres-cawapres, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Lebih lanjut, kepada awak media Sandiaga Uno menyebut, kader yang tergabung dalam Pejuang PPP kini sudah diproses tegas atas deklarasi dukungannya itu.
Baca Juga: Deklarasikan Dukung Prabowo-Gibran, Sejumlah Kader PPP Siap Terima Sanksi
Sandiaga juga mengatakan bahwa sebagai organisasi yang memiliki aturan, PPP akan mengenakan sanksi yang sesuai dengan peraturan yanga ada.
Bahkan, Sandiaga juga mengungkap, Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Muhammad Romahurmuziy sudah mengeluarkan pernyataan tegas mengenai adanya deklarasi tersebut.
Kendati demikian, dia menyampaikan agar dalam setiap kontestasi demokrasi jangan menambah musuh.
Ketika ditanya soal dukungan kepada Ganjar-Mahfud terpengaruh atau tidak, Sandiaga mengaku tidak ingin memprediksi. Meski begitu, dia tetap optimis bisa memperoleh target yakni 11 juta suara masuk putaran kedua.
Soal bentuk sanksi bagi kader tergabung Pejuang PPP, kata Sandiaga, akan sesuai dengan mekanisme partai. Namun, pihaknya mendukung sejumlah langkah pendisiplinan partai hingga adanya pemecatan terhadap para kader yang terlibat mendukung Prabowo-Gibran.
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah