"Jadi BUMDes mempunyai utang total sebesar Rp 9,5 Miliar. Ini namanya Desa Miliarder yang menanggung utang," kata Asjudi, mantan Direktur Bumdes Sekapuk Kecamatan Ujungpangkah, Sabtu (30/12/2023) kemarin.
Baca Juga: Pemkab Gresik Serahkan Kompensasi Rp 4,8 Miliar untuk Pembebasan Lahan Pelebaran Jalan Raya Manyar
Terpisah, mantan Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim saat dikonfirmasi pun mengakui terkait kebenaran soal utang tersebut.
Hanya saja, sebenarnya utang tersebut tidak sebesar itu (Rp 9,5 miliar, red) jika dari pihak holding bisa menjalankan omset yang tertunda bayar.
“Itu ada Rp 780 juta, itu di sektor tambang. Ditambah ada tunggakan-tunggakan di penambang yang berjumlah 148 orang, itu ada lagi lahan baru Rp 30 juta kali 60 kapling berpotensi Rp 1,8 miliar,” beber mantan Kades Sekapuk Abdul Halim.
Baca Juga: Pesan PBNU di Musim Politik 2024, Warga Nahdliyin Diingatkan Beberapa Poin Penting
Belum lagi ditambah dengan program surat saham yang masih belum terjual semua.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: klikmedianetwork.com
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah