"Buang jauh-jauh itu," seru Ganjar.
Seluruh relawan dan pendukung, diingatkan Gubernur Jawa Tengah itu, bisa mencontoh sosok ulama, seperti K.H. Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus, dan K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha.
Dakwah yang mereka sampaikan lewat dunia maya, kata Ganjar, dikemas dengan gaya yang sangat asyik.
"Sehingga menunjukkan agama dengan konteks Islam banget, itu ditunjukkan dengan enak, semua senang mendengarkan, semua ada solusi, tidak ada ungkap-ungkapan kemarahan itu," bebernya.
Baca juga : YLKI Ingatkan Produsen Jangan Jual Bebas Skincare Etiket Biru
Menurut dia, umat bisa menerima banyak hal baik dari dua ulama kharismatik itu, utamanya dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kerukunan di Tanah Air.
"Ada banyak cerita yang bisa diberikan dengan nilai-nilai ke-Indonesia-an kita nila-nilai kenusantaraan kita, yang kemudian menjadi inspirasi kebaikan," tutur Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.
Sumber: rm
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah