NARASIBARU.COM, JAKARTA-- Mabes Polri memberi penjelasan perihal pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit soal estafet kepemimpinan di acara Natal Mabes Polri di Jakarta, Kamis (11/1) lalu.
Saat itu Kapolri mengatakan pemimpin Indonesia ke depan harus bisa melanjutkan estafet kepemimpinan, namun Kapolri tidak menyebutkan satu nama pun di acara itu.
Pernyataan itu ternyata menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat, dan banyak yang menduga Kapolri Jenderal Listyo Sigit mendukung salah satu Paslon di Pemilu 2024.
"Yang dimaksudkan adalah keberlanjutan dari sejak Presiden Pertama Ir Soekarno sampai Presiden ke-7 Ir Joko Widodo, untuk mewujudkan pembangunan yang selalu berkelanjutan dari satu pemimpin ke pemimpin lain,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Brigjen Trunoyudo, dalam keterangan tertulis, Jumat (12/1).
“Estafet kepemimpinan tentu harus dilanjutkan, siapapun calon pemimpin baru dan apapun program yang dibawanya," katanya lagi.
Artikel Terkait
Pertemuan Prabowo dengan Abraham Samad & Susno Duadji: Ini Klarifikasi Resmi Istana
Said Didu Bongkar Pertemuan 4 Jam dengan Prabowo: Sepakat Hancurkan Oligarki & Geng SOP
Strategi Politik Jokowi 2029-2034: Dukungan ke PSI Kaesang & Gibran
Kritik Dokter Tifa: Jokowi di Rakernas PSI Dinilai Playing Victim, Ini Analisis Lengkapnya