DEPOK (eNBe Indonesia) - Warga Pekalongan antusias menyambut kedatangan calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo di Pasar Induk Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa pagi.
Ganjar tiba di Pasar Kajen pukul 10.30 WIB dengan mengendarai motor Vespa berwarna coklat. Setibanya di pasar itu, Ganjar langsung dikerumuni warga yang sudah menunggunya.
"Ganjar presiden!" teriak warga, seperti dikutip Antara, Selasa (16/1/2024).
Baca Juga: Jadwal Kampanye Hari ke-50 Capres Dan Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Pilih Berkantor, Gibran Blusukan di Warakas
Pada hari ke-50 kampanye, Selasa, Ganjar blusukan di Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Batang untuk mengamankan suara pemilih di Provinsi Jawa Tengah.
"Jatim lumbung suara seperti di Jateng. Itu harus kami jaga, jangan sampai diambil orang. Saya ingin memastikan suara kami (Ganjar-Mahfud) utuh, solid, dan bertambah," kata calon presiden yang diusung koalisi PDI Perjuangan, PPP, Partai Perindo, dan Partai Hanura itu.
Pada Selasa pagi, Ganjar mendatangi komunitas motor di Kajen, Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Selanjutnya mengunjungi Pasar Kajen.
Baca Juga: Kampanye Hari ke-50, Anies Baswedan di Sorong, Papua Barat Daya, Muhaimin Istirahat
Ganjar juga akan menghadiri pertemuan TPC Ganjar-Mahfud, caleg partai koalisi, dan relawan Pekalongan.
Kemudian, dia akan menghadiri pertemuan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, pengusaha muda, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selanjutnya, dia menemui nelayan dan petani di Pantai Wonokerto, Pekalongan.
Sementara itu, jadwal kampanye Ganjar di Kabupaten Batang, dia akan menghadiri pertemuan TPC, caleg partai koalisi, dan relawan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang.
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah