Airlangga menambahkan, khusus di Kalimantan Barat, sudah disalurkan 24.570 ton. Sementara itu, program pengendalian harga sebanyak 23.386 ton dari Bulog.
Adapun total stok beras di Kabupaten Kubu Raya sebanyak 6.874 ton. “Jadi beras relatif aman di Kalimantan Barat,” ujar Ketua Umum DPP Partai Golkar ini.
“Masih ada tambahan program bantuan langsung tunai tunai untuk penerima bantuan selanjutnya dan penerimanya 18 juta,” tutur Airlangga.
Menko Perekonomian menjelaskan, dalam program bantuan tunai, masyarakat akan diberi uang Rp200 ribu tiap bulan untuk mengatasi dampak badai El Nino. Sebab, dampak El Nino membuat musim panen mundur.
Baca Juga: DPRD Dukung Pemprov DKI Terapkan Kenaikan Pajak Hiburan 40 Persen
Namun, bantuan Airlangga mengingatkan bahwa tidak setiap penerima beras 10 kg akan menerima bantuan tunai Rp200 ribu ini. Sebab, penerima data bantuan beras saat ini mencapai 22 juta orang, sementara bantuan tunai hanya sebanyak 18 juta orang.
Kepala Dusun Sungai Seribu, Kecamatan Sungai Raya, Jaelani mengakui sebagian dari penerima bantuan merupakan data baru yang masuk.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suarakarya.id
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Akui Keaslian Ijazah Jokowi di Solo, Ini Pernyataan Peradi
Analisis APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja & Utang Naik, Defisit Nyaris 3%
PDIP Terbitkan Surat Edaran Larangan Korupsi: Isi & Instruksi Megawati
Respons PDIP Soal Ambisi PSI Kuasai Jawa Tengah di Pemilu 2029: Analisis & Target Kaesang