"Betapa mahal dan rusaknya, pemilu kita. Nah, kalau kelakuan pengelola kekuasaan seperti ini, kita akan bertanya, sebenarnya untuk apa pemilu. Karena output-nya sudah jelas. Siapa yang punya uang, siapa yang punya kekuasaan. Dan itu implikasinya terhadap masa depan negara ini," katanya.
"Kalau cawe-cawenya presiden, cawe-cawenya instrumen kekuasaan kita biarkan pada hari-hari ini, maka ke depan enggak perlu ada pemilu Pak. Apa gunanya pemilu, ini yang menjadi concern kita," tutup anggota Komisi VI DPR itu.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti