Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disebut sebagai salah satu partai yang akan bergabung. Dugaan ini mencuat usai dua menterinya, Ida Fauziyah dan Abdul Halim Iskandar menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini.
Meski tidak menjawab secara gamblang namun cawapres terpilih Gibran, tidak menampik soal kemungkinan partai besutan rivalnya, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) itu akan bergabung ke barisan pendukung. "Ya, mengarah ke sana," ucap Gibran di Solo, dikutip Inilahjateng, Kamis (21/3/2024).
Gibran menyebut ada lebih dari satu partai yang akan bergabung ke pemerintahan. Hanya saja ia enggan membocorkan partai-partai yang akan bergabung. "Lebih dari satu partai akan bergabung. Wes, tak bocori kui. (Siapa saja mas?) Nanti ya. (yang lobi mas?) Nanti aja ya," ungkap putra sulung Presiden Jokowi ini.
Namun demikian, kuat dugaan partai lainnya yang akan bergabung adalah NasDem. Gibran pun
tidak menutup kemungkinan apabila ke depan Partai NasDem diajak bergabung dalam pemerintahan.
Artikel Terkait
Pertemuan Prabowo dengan Abraham Samad & Susno Duadji: Ini Klarifikasi Resmi Istana
Said Didu Bongkar Pertemuan 4 Jam dengan Prabowo: Sepakat Hancurkan Oligarki & Geng SOP
Strategi Politik Jokowi 2029-2034: Dukungan ke PSI Kaesang & Gibran
Kritik Dokter Tifa: Jokowi di Rakernas PSI Dinilai Playing Victim, Ini Analisis Lengkapnya