“Hah, masak gitu. PDIP itu pemenang Pemilu 2019 lho. Emang mau?” tanya Tifatul keheranan lewat akun Twitter pribadinya, Jumat (26/5).
Wacana ini kali pertama muncul dari Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi. Katanya, presiden Joko Widodo masih berupaya menduetkan Ganjar dan Prabowo.
Menanggapi itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai bahwa komposisi yang paling memungkinkan adalah Prabowo sebagai capres dan Ganjar cawapres. Ini lantaran PDIP sudah pernah memberi janji akan mengusung Prabowo.
Di satu sisi, elektabilitas Prabowo lebih kuat dibandingkan Ganjar. Prabowo, katanya, juga memiliki mayoritas pemilih dari partai lain, sementara Ganjar hanya disuplai dari pemilih PDIP, Megawati, dan Jokowi.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah