Menurut Rocky Gerung, SBY berpotensi memimpin koalisi besar yang dibangun Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai Demokrat karena bisa mengatasi tekanan Internasional untuk melanjutkan demokrasi.
"Kalau saya bisa duga Golkar, Gerinda, dan Demokrat yang sedang membangun koalisi besar tuh yang akan dipimpin oleh Prabowo, tapi sangat mungkin juga koalisi besar ini dipersilahkan untuk diasuh oleh SBY, karena SBY masih punya moral cadangan moral untuk mengatakan bahwa demokrasi harus dilanjutkan," ucapnya.
"Kenapa karena tekanan Internasional hanya bisa diatasi dengan kemampuan diplomasi demokrasi dan kemampuan subjektif dari SBY sebagai tokoh yang dikenal di dalam forum forum demokrasi dunia kan," imbuhnya, dikutip populis.id dari YouTube Rocky Gerung Official, Selasa (2/4).
Untuk diketahui, dalam Pileg 2024, Partai Golkar dan Partai Gerindra menempati posisi suara paling banyak setelah PDIP dari partai-partai yang lolos di parlemen, sedangkan Demokrat menjadi partai dengan suara paling rendah.
Melansir dari Republika, berikut hasil Pileg 2024 di 84 daerah pemilihan (dapil) setelah dikonversi menggunakan metode Sainte Lague (metode resmi untuk pileg di Indonesia):
1. PDIP mendapatkan 110 kursi DPR atau 18,97 persen dari total 580 kursi
2. Partai Golkar: 102 kursi atau 17,59 persen
3. Partai Gerindra: 86 kursi atau 14,83 persen
4. Partai Nasdem: 69 kursi atau 11,9 persen
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026