Menurut Novel, tindakan itu menunjukkan bahwa Zita sudah tidak sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Sebab, ia terkesan mendukung Israel yang merupakan penjajah Palestina.
"Meminta untuk Zita mengundurkan diri karena sudah melanggar konstitusi yaitu dalam pembukaan UUD 45 bahwa penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi, bukan malah mendukung penjajahan," ujar Novel saat dikonfirmasi, Jumat (26/4/2024).
Ia pun meminta masyarakat tak mengabaikan apa yang dilakukan oleh Zita selaku wakil rakyat.
"Masyarakat harus peka terhadap ulah wakil rakyat karna mereka adalah pilihan rakyat dan saya yakin masyarakat Indonesia peduli terhadap Palestina dan Israel adalah musuh bersama umat Islam di mana pun," ucapnya.
Novel pun mengajak masyarakat untuk turut memboikot Zita dan tak lagi memilih putra Ketum PAN Zulkifli Hasan itu pada Pemilu yang akan datang. DPRD juga diminta turut menindak Zita lewat Badan Kehormatan (BK).
"Saya kira wakil rakyat seperti Zita untuk tidak dipilih lagi dalam lima tahun ke depan dan rakyat jangan lupa karena ada balasan nantinya dan bagi yang sudah terlanjur pilih, agar dapil dari Zita untuk melaporkan ke MKD (Badan Kehormatan DPRD)," tuturnya.
Artikel Terkait
Pertemuan Prabowo dengan Abraham Samad & Susno Duadji: Ini Klarifikasi Resmi Istana
Said Didu Bongkar Pertemuan 4 Jam dengan Prabowo: Sepakat Hancurkan Oligarki & Geng SOP
Strategi Politik Jokowi 2029-2034: Dukungan ke PSI Kaesang & Gibran
Kritik Dokter Tifa: Jokowi di Rakernas PSI Dinilai Playing Victim, Ini Analisis Lengkapnya