“Sampai saat ini tidak satupun investor yang sudah memberikan kepastian investasi. Yang dari luar negeri nol, dan yang dalam negeri belum pasti, hanya komitmen, tidak terikat,” katanya.
Dikatakan juga, masalah pertanahan atau status tanah juga tidak selesai dan banyak masalah alias konflik. Sehingga pembangunan IKN terlambat dari target yang diberikan.
"Sepertinya kurang support dari kementerian terkait, baik agraria maupun lainnya. Target waktu yang diberikan terlalu pendek dan ambisius, mirip proyek Roro Jonggrang atau Bandung Bondowoso,” sergahnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah