Peserta Munas tersebut kata dia dibatasi hanya perwakilan posko wilayah di seluruh Tanah Air. Munas berlangsung seharian penuh dengan agenda internal penyampaian materi dan pemilihan pengurus. Tujuannya kata dia untuk merawat dan mengelola jaringan relawan.
“Kami sangat serius mengelola jaringan relawan dengan meletakkan Ideologi Jokowisme, yakni ideologi kebangsaan
yang mengandung nilai-nilai keteladanan kerja untuk rakyat. Kami juga tidak ingin relawan hanya menjadi pasukan hore tatkala ada pesta demokrasi," katanya.
Isnaini mengatakan, Munas menjadi momentum untuk mulai melakukan pergerakan riil di masyarakat. Munas menjadi periode penting untuk mewujudkan semua agenda AAJ ke depan.
“Fokus kami di perdesaan karena secara faktual 90 persen relawan kami ada di pedesaan. Tetapi di sinilah menariknya sekaligus menjadi tantangan kami di jajaran Pengurus Utama. Bagaimana bisa mewujudkan satu tatanan desa berdaya dan mandiri serta mampu mengikuti arus perkembangan. Tidak lagi menjadi desa urban," terangnya
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah