Sebagai informasi, dalam kesepakatan kerja sama atau koalisi perubahan, ketiga parpol pengusung seperti NasDem, Demokrat dan PKS menyerahkan semua keputusan cawapres kepada Anies Baswedan.
Dengan begitu Anies memiliki kewenangan lebih untuk memilih sendiri cawapres pendampingnya di Pilpres 2024. Masa pendaftaran capres-cawapres baru dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Oktober.
Luhut Sodorkan Nama Cawapres ke Surya Paloh
Sebelumnya, Luhut Panjaitan kembali bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Jumat (5/5/2023). Dalam pertemuan ini Luhut sempat memberikan masukan untuk nama cawapres pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024.
“Pak Surya tanya (masukan nama cawpres), ya saya jawab. Ya kan saya ditanya saya jawab,” kata Luhut usai bertemu Paloh di Wisma Nusantara, Jakarta, Jumat (5/5/2023).
Meski begitu, Luhut ogah membocorkan kriteria-kriteria nama cawapres yang dia sarankan ke Surya Paloh untuk mendampingi Anies. Luhut mengaku pertemuannya dengan Surya Paloh hari ini hanya bersifat pribadi.
“Kan enggak perlu cerita ke kamu,” kata dia.
Sebagai informasi, Luhut dan Surya Paloh menggelar pertemuan tertutup di Wisma Nusantara pada jam makan siang. Pertemuan dua tokoh politik itu membahas dinamika politik terkini jelang Pilpres 2024.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026