Dalam kata pengantarnya, Prabowo menyebut bahwa kondisi dunia saat ini membuat negara-negara di dunia, termasuk Indonesia dihadapkan pada perang yang tidak sama seperti dahulu.
"Kita tidak bisa lagi sekadar membayangkan peperangan atau menghadapi musuh dengan bertemu secara langsung (face to face) di medan perang seperti pada zaman dahulu, meskipun hal tersebut saya yakini tetap kita hadapi dalam batas-batas tertentu," tulis Prabowo di buku karya Agus Setiadji.
Agus memulai jabatannya di lingkungan militer Angkatan Laut saat menjabat PS Padiv Lek KRI Martadinata-342 Satkor Armatim.
Pria yang memperoleh penghargaan Satyalancana Dwidya Sistha juga sempat tercatat menjadi Kasi Sistasair Subdit Matildalsen Ditmatsenlekal Mabesal.
Ia lalu mengemban tugas menjadi Plt Deputi Polugri Kemenpolhukam pada 2016 hingga 2017. Selanjutnya Agus Setiadji Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut RI.
Jabatan terakhir Agus di lingkungan militer adalah menjadi Staf Khusus Kasal pada 2020.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah