Nyarwi mengatakan Luhut kemungkinan menyampaikan pesan-pesan Jokowi kepada Paloh. Ia pun mengatakan kalau hubungan Paloh dan Jokowi kemungkinan merenggang setelah NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres) pada Oktober 2023, silam.
Menurutnya, keakraban yang ditunjukkan Jokowi dan Paloh pun tampak semakin jarang bila dibanding dengan periode sebelumnya.
Meski begitu, Nyarwi pun menilai pertemuan Paloh dengan Luhut bisa pula diartikan sebagai kunjungan dua teman lama. Luhut merupakan salah satu elit Partai Golkar, sementara Paloh, sebelum membuat NasDem ia pernah menjadi bagian dari partai berlogo pohon beringin.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah