Menurut Sukur peluang itu terbuka lebar. Karena, terdapat 10 nama bakal cawapres yang diumumkan sebelumnya oleh Puan Maharani.
Jika hanya AHY yang kerap disebutkan oleh PDIP, Sukur menilai, komunikasi antara partainya dan Demokrat sedang terbangun.
Pada intinya, kata politikus PDIP itu, Ketum Megawati memiliki hak prerogatif sehingga mutlak untuk mengumumkan dan menentukan siapa yang mewakili Ganjar maju pemilihan presiden (pilpres) 2024.
Sebelumnya, komunikasi antara PDIP dan Demokrat dibuka oleh Sekjen Hasto Kristiyanto dan Sekjen Teuku Riefky Harsya pada Minggu (11/6/2023) lalu.
Baca Juga:
Manchester City Gelar Parade Treble Winners di Tengah Guyuran Hujan
Hasto mengatakan, terjadi dialog tentang sistem pemilu, bertukar pikiran dalam membangun partai, juga wacana pertemuan antara Puan dan AHY.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah