Baca Juga: Kota Wisata Batu Bakal Berlakukan Skema One Way Saat Libur Nataru
Selama proses pencarian, ungkap Agung, pihaknya menyebut jika petugas sempat mengalami adanya kendala ombak besar dan arus tinggi yang menyulitkan proses pencarian.
Beruntung, selama melakukan pencarian selama empat hari, korban berhasil ditemukan oleh petugas pada Sabtu (23/12/2023).
Diketahui, proses pencarian terhadap korban dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan melakukan penyisiran di teluk Gemah dan pantai di sekitarnya. Kurang lebih berjalan selama dua jam, petugas mendapati adanya sesosok mayat di tebing Pantai Nglarap masuk Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Trenggalek.
"Korban ditemukan sekitar sejauh 12 kilometer dari titik jatuhnya korban di Pantai Niyama masuk Desa/Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung," ungkapnya.
Baca Juga: Persiapan Pengamanan Nataru di Lamongan, Aparat TNI - Polri Siap Disiagakan
Setelah korban berhasil ditemukan, jelas Agung, pihaknya lantas melakukan evakuasi terhadap korban dan membawanya ke tempat pelelangan ikan (TPI) Popoh.
Setibanya disana, petugas dari Tim Forensik untuk memastikan identitas dari jasad tersebut untuk memastikan apakah itu korban yang dicari atau bukan.
Mengingat saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tubuh membengkak, sehingga secara fisik, korban sudah sangat sulit untuk dikenali.
Setelah proses identifikasi selesai dilakukan, diketahui jika jasad tersebut rupanya benar korban ABK KM Rampok yang sempat dinyatakan hilang empat hari lalu.
"Saat ini korban sudah dibawa ke RSUD dr. Iskak untuk dilakukan pemulasaran jenazah, sembari menunggu dijemput oleh anggota keluarganya," pungkasnya.
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Achmad Saichu
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: koranmemo.com
Artikel Terkait
MBG di Boyolali Disabotase: Ratusan Paket Ditarik, Ada Orang Asing Masuk Kelas!
Biar Bosmu Tahu! Viral Bobby Nasution Razia Truk Pelat Aceh di Sumut Demi Kejar PAD Triliunan
VIRAL Kain Kafan dan Kerangka Manusia Berserakan di Area Proyek Tangerang
Fakta-Fakta Kesiapan IKN Jadi Ibu Kota Politik 2028, Cuma Cuap-Cuap Belaka?