"Tak sedikit masalah yang bisa selesai melalui dialog, selain membahas akar masalah dan solusi. Dialog juga bisa mendekatkan emosional personalnya. Saya rasa sangat keren apabila Bupati, wakil Bupati, DPRD, Dinas, Ormas, Parpol bisa menjadikan Dialog sebagai kebutuhan". Tegas Asep.
Baca Juga: Menyimak Perang Perang Pecah Lagi Di Gaza, Lewat Antologi Kemanusiaan Palestina Satupena
"Diskusi pangkal solusi, jangan takut di kritik selama kritik bersifat membangun". Imbuhnya.
"Terkadang pemerintah, legislatif berjalan sendiri-sendiri. Ketika ada miss di politisasi, akhirnya menjadi bola panas yang membuat resah dan bingung masyarakat. Oleh sebab itu saya berharap Hari Dialog Nasional menjadi semangat perubahan pembangunan Cianjur yang saat ini raport IPM nya masih jeblok". Pungkas Asep.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: journalnusantara.com
Artikel Terkait
MBG di Boyolali Disabotase: Ratusan Paket Ditarik, Ada Orang Asing Masuk Kelas!
Biar Bosmu Tahu! Viral Bobby Nasution Razia Truk Pelat Aceh di Sumut Demi Kejar PAD Triliunan
VIRAL Kain Kafan dan Kerangka Manusia Berserakan di Area Proyek Tangerang
Fakta-Fakta Kesiapan IKN Jadi Ibu Kota Politik 2028, Cuma Cuap-Cuap Belaka?