Gibran ingin sekali melihat karya anak-anak muda dari Labuan Bajo khususnya dan NTT umumnya bisa menjadi pengungkit kemajuan ekonomi di daerah.
Baca Juga: Pelaku Pencurian Gading Kerajaan Nita Dibekuk Tim Buser Polres Sikka
"Ada banyak kreativitas anak-anak muda di Labuan Bajo," kata Gibran Rakabuming Raka, usai acara yang berlangsung di Escape Labuan Bajo itu.
Ia mengaku ada sejumlah persoalan yang juga terungkap dalam pertemuan kali ini, baik terkait ekonomi kreatif, pertanian maupu promosi wisata.
"Ada beberapa masalah yang coba kami tampung, kami akan cari solusinya, seperti terkait ekonomi kreatif, pertanian, promosi wisata, hingga soal tiket pesawat yang mahal," ujarnya.
Baca Juga: Aparat Desa Jangan Curang di Masa Kampanye; Bawaslu Ende Beri Imbauan
Ada pula tantangan lainnya, misalnya terkait pasokan bahan kebutuhan hotel dan restoran di Labuan Bajo yang kebanyakan masih dari luar. Gibran sepakat agar kebutuhan pokok ini bisa disiapkan oleh masyarakat lokal.
"Kita mendorong semua restoran di Labuan Bajo ini agar wajib menggunakan pangan lokal. Ini penting untuk mendukung petani kita menikmati kemajuan pariwisata,” tutur Gibran.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: idenusantara.com
Artikel Terkait
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara
Impor Barang Bekas ke RI Meledak, dari 7 Ton jadi 3.600 Ton
Harga BBM Dex Series Naik Lagi per 1 November 2025