Penegasan itu disampaikan Jokowi kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu 24 Januari 2024.
Baca Juga: Bikin Ketimpangan Ekonomi, Mahfud Janji Sikat Habis Mafia Sawit
Mengutip catatan CNBC, Sri Mulyani dianggap mampu untuk menjaga keuangan negara.
Terbukti selepas pandemi covid-19, Indonesia tidak perlu butuh waktu lalu untuk kembali ke defisit anggaran di bawah 3% PDB. Berbeda dibandingkan banyak negara lain yang kini justru terjerat dengan utang besar.
Di sisi lain, kebijakan Sri Mulyani mampu mendorong perekonomian negara hingga mampu tumbuh di sekitar 5% dalam delapan kuartal terakhir.
Sosok yang tegas juga membuat mantan bos Bank Dunia tersebut diharapkan mampu menjaga APBN pada tahun politik.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sawitku.id
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Strategi Hedge Fund Global
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara