Khusus China, Narasimhan mengaku Starbucks menghadapi persaingan yang lebih ketat dari kedai kopi lokal yang menurunkan harga raksasa kopi tersebut. Namun, ia menyebut transaksi harian rata-rata dan penjualan mingguan di China telah meningkat secara berurutan dari kuartal ke kuartal.
"Kami berada dalam tahap awal untuk menjajaki kemitraan strategis guna mempercepat pertumbuhannya di China," tambahnya, tanpa menjelaskan seperti apa bentuk kemitraan tersebut.
Sumber: cnbc
Artikel Terkait
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara
Impor Barang Bekas ke RI Meledak, dari 7 Ton jadi 3.600 Ton
Harga BBM Dex Series Naik Lagi per 1 November 2025