Analisis: Tradisi Hukum dan Kemunculan Jokowi di PSI
Kemunculan mantan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi yang tampil penuh energi dan berpidato panjang di panggung Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memantik sorotan publik luas.
Kondisi tersebut dinilai berbanding terbalik dengan alasan kesehatan yang selama ini kerap disampaikan, sehingga Jokowi disebut tidak dapat menghadiri sejumlah agenda penting, termasuk pemeriksaan terkait polemik hukum tertentu.
Pertanyaan Publik Terkait Konsistensi Alasan Kesehatan
Penampilan Jokowi di hadapan kader PSI menunjukkan bahwa secara fisik ia dinilai masih cukup kuat untuk aktif dalam kegiatan politik dan menyampaikan pidato berdurasi panjang. Hal ini memunculkan tanda tanya besar di masyarakat mengenai konsistensi alasan kesehatan yang selama ini menjadi dasar ketidakhadirannya dalam beberapa proses hukum.
Artikel Terkait
Polisi Gerebek Markas Judi Online Kamboja di Palembang, 2 Pelaku Diamankan
APH Ditantang Periksa Jokowi Terkait Kasus Korupsi Minyak Pertamina dan Kuota Haji
Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya, Dugaan Korupsi Sawit Rp 450 Triliun Terungkap
Harga Chromebook Kemendikbud Rp 5,7 Juta, Nadiem Makarim Bantah Keras Isu Rp 10 Juta