Rio menegaskan bahwa keputusan dari anggota DPD RI bersifat kolegial, tetapi ucapan AWK yang dinilai menyinggung pihak tertentu bersifat pribadi, bukan atas nama institusi.
Baca Juga: Hilang Bak Ditelan Bumi, MAKI Sebut Harus Masiku Sudah Meninggal: Ini Tanggapan KPK
Sebelumnya, video senator Arya Wedakarna sedang berbicara dengan nada tinggi viral di media sosial.
Dalam video tersebut, AWK meminta agar petugas frontliner sebaiknya merupakan putra dan putri daerah tanpa menggunakan penutup kepala. Rio menyebut sekretariat DPD RI akan menindaklanjuti pernyataan tersebut.
Baca Juga: Luapan Kebencian Via TikTok Kepada Pendukung Lukas Enembe Berujung Penangkapan
Koordinator lapangan dari massa aksi Swasto Haskoro, menyatakan bahwa kehadiran mereka bertujuan mendapatkan pertanggungjawaban dari pernyataan AWK yang dianggap merusak kerukunan antarumat di Bali.
Dalam diskusi, mereka menuntut pengusutan dugaan tindak pidana penistaan agama dan pelanggaran kode etik oleh Arya Wedakarna serta mendesak kepolisian untuk menegakkan dan memproses hukum anggota DPD RI tersebut.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jangkauindonesia.com
Artikel Terkait
Ahok Tantang Jaksa Periksa Jokowi Terkait Kasus Korupsi BBM Pertamina Senilai Rp 285 Triliun
Ahok Bongkar Korupsi Pertamina: Periksa Erick Thohir dan Jokowi untuk Tuntas
KPK Minta Noel Ebenezer Buka Suara Soal Parpol K di Sidang, Bukan di Media
Ahok Desak Jaksa Periksa Erick Thohir & Jokowi Soal Korupsi Minyak Mentah Pertamina