Di tangan kirinya Habib Bahar mengenakan jam tangan.
Dengan suara serak khasnya, Habib Bahar langsung mengucapkan salam seraya memulai pengajiannya di depan para jamaah.
Dalam bahasan awalnya, Habib Bahar mengulas soal ilmu dan filosofinya menurut kitab.
Di akhir ceramah, Habib Bahar pun mengurai tanggapan soal kasus yang tengah ramai menghampirinya.
Dia mengatakan enggan berbicara banyak soal kasus tersebut.
Hanya saja ia mengaku tak menyukai dengan adanya drama atau skenario.
Dengan nada bicara meninggi, Habib Bahar mengaku tak takut pada ancaman apapun.
Bahkan ia mengancam akan mencarikan lawan main jika ada pihak yang mencoba iseng.
Sudah bisa mengajar di depan jamaah, Habib Bahar mengaku masih merasakan sakit pada perutnya.
Hal itu diungkap Habib Bahar sembari menunjuk-nunjuk bagian perutnya. (*)
Sumber: tribunnews
Artikel Terkait
Riza Chalid: Profil, Kasus Korupsi Pertamina, dan Status Buronan Interpol
Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi: Penyebab, Investigasi, dan Fakta SUV Bensin Turbo
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026