PONTIANAK - Penceramah sekaligus Dai Kalbar, Ustad Miftah mengajak warga di Kalimantan Barat merayakan perayaan pergantian malam Tahun Baru 2024, tidak dirayakan ke arah hal-hal berbau sia-sia apalagi negatif.
“Rasanya rugi merayakannya tetapi dijadikan ajang maksiat atau mudharat. Pergantian malam tahun baru akan sangat syahdu dan bermanfaat sekali, apabila dijadikan ajang refleksi diri bersama keluarga.
Jelas tujuannya meningkatkan hal-hal belum dicapai pada tahun-tahun sebelumnya. Seperti perbanyak ibadah dan merenungi arti hidup ini akan kemana ke depannya,” ucap dia belum lama ini di Pontianak.
Baca Juga: Kunjungi Pasar Flamboyan Pontianak, Anies Dialog dengan Pedagang hingga Belanja Ikan dan Tempoyak
Menurut politisi PPP Kalbar ini pada perayaan tahun-tahun sebelumnya, sering kali perayaan tahun baru menjadi semacam keprihatinan. Sebab seperti jadi ajang balas dendam atau kebiasaan dengan perbuatan negatif, dari sebagian oknum masyarakat dalam merayakannya. Mereka merayakannya dengan berlebihan. Seperti sex bebas, mabuk-mabukan, kebut-kebutan di jalan raya, dan hal-hal negatif lainnya.
Artikel Terkait
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026
Puslabfor Polri Ungkap Fakta Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik
Tukang Es Gabus Viral Bohongi Dedi Mulyadi: Fakta Rumah Sendiri Terungkap