Sandiaga mendorong para wisatawan untuk mempertimbangkan perjalanan wisata ke PIK. Dia juga mengajak, bahkan merekomendasikan kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah DKI Jakarta, agar mengisi waktu libur dengan berkunjung ke Pantjoran.
Ia mengatakan berlibur di sekitar Jakarta dapat menjadi pilihan yang menarik saat ini. Pasalnya, jika masyarakat berlibur di tempat yang jauh dan ramai maka akan menghabiskan banyak waktu di perjalanan dan berisiko terjebak macet.
"Berlibur di sekitar kita dengan destinasi yang menarik seperti PIK ini memiliki banyak spot memorial dan instagrammable. Saya sangat merekomendasikan ke PIK," tambahnya.
Menteri Sandiaga memberikan opsi transportasi publik yang terjangkau seperti Transjakarta dan JR Connection, untuk mengakses kawasan Pantjoran. Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, dia menyarankan mencari informasi terlebih dahulu mengenai tempat parkir.
Di kawasan tersebut, nantinya para pengunjung juga dapat berkeliling menikmati lokasi yang menarik dengan menggunakan kendaraan listrik.
Terkait kasus COVID-19 yang kembali marak di beberapa negara ASEAN, Sandiaga mengimbau agar masyarakat untuk mempertimbangkan menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
"Gunakan protokol kesehatan, termasuk pemakaian masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak. Jika kita tidak sehat, kita bertanggung jawab untuk menerapkan kebiasaan baru demi menjaga kesehatan kita dan orang di sekitar kita," kata Sandiaga.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
TNI Beri Bantuan Kulkas dan Kasur ke Pedagang Es Gabus Korban Tuduhan Spons
Hotman Paris Siap Bantu Kasus Es Gabus Suderajat, Perempuan Ini Diduga Pemicu Viral
Oknum Aparat Minta Maaf ke Penjual Es Kue Bogor: Kronologi Lengkap & Bantuan yang Diterima Korban
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol, Anak Tak Sekolah, dan Bantuan yang Datang