Penjual musiman ini, mengaku para pedagang banyak yang mengalihkan dagangannya hanya untuk berjualan jagung menjelang malam pergantian tahun.
"Seblumnya kita jual nasi uduk, karena ini sifatnya musiman ya kita beralih dulu, kan untungnya juga lumayan besar," kata Joni pedagang musiman ini, Minggu (31/12/23).
Penjualan ini, di lakukan pedagang menjelang 2 hari pergantian tahun. Para pedanggang biasanya berjualan di sepanjang jalan raya.
Meski dalam 2 hari, para pedagang ini mampu menjual hingga 1.500 sampai 2.000 biji jagung.
"Kita memulai jualan dari Hari, jumat (29/12) kemaren, dan untuk puncaknya hari ini, biasanya tidak menunggu sore jagung sudah habis" bebernya.
Harga dari jagung bervariasi, mulai ukuran kecil, dijual seharga Rp 2.000 per biji, ukuran menengah, Rp 2.500, sementara yang berukuran besar di jual Rp 4.000.
"Kalau untuk orang yang sudah berkeluarga biasanya mengambil yang 4 biji, seharga Rp 10.000," ujarnya.
Disisi lai, Putri yang juga menjadi penjualan jagung dadakan ini, mengaku, penjualan ini tidak hanya dirinya, bahkan keluarganya pun ikut berjualan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metrojambi.com
Artikel Terkait
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026
Puslabfor Polri Ungkap Fakta Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik
Tukang Es Gabus Viral Bohongi Dedi Mulyadi: Fakta Rumah Sendiri Terungkap