Ia menekankan bahwa anggota TNI seharusnya diingatkan jika melakukan kesalahan di jalan umum, bukan malah dikeroyok.
Dia mengecam tindakan ugal-ugalan dan arogan yang tidak mencerminkan prinsip 8 wajib TNI. Hasanuddin juga menekankan pentingnya menegakkan hukum tanpa pandang bulu terhadap siapapun yang menjadi korban.
Peristiwa pengeroyokan tersebut menjadi viral di media sosial, di mana relawan yang baru selesai mengikuti acara di Boyolali dicegat oleh oknum TNI dari Batalyon 408.
Video yang beredar memperlihatkan para pelaku yang langsung melakukan pengeroyokan terhadap pemotor yang sedang melintas.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: porosjakarta.com
Artikel Terkait
Hotman Paris Siap Bantu Kasus Es Gabus Suderajat, Perempuan Ini Diduga Pemicu Viral
Oknum Aparat Minta Maaf ke Penjual Es Kue Bogor: Kronologi Lengkap & Bantuan yang Diterima Korban
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol, Anak Tak Sekolah, dan Bantuan yang Datang
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Ambrol & 3 Anak Putus Sekolah