Prasetyawati juga menambahkan bahwa banyak alumni pesantren telah menyebar di berbagai daerah, termasuk luar negeri.
Baca Juga: Hadiri Hari Amal Bakti ke 78 di Purwakarta, Pj Bupati Benni Irwan Bacakan Menag Yaqut
Hal tersebut menjadi bukti kontribusi pesantren dalam mencetak pemimpin yang berpengaruh di berbagai bidang.
Selain fokus pada ilmu syariat Islam dan bahasa Arab, pesantren ini juga menekan penggabungan pembelajaran agama dengan ilmu pengetahuan modern.
"Pesantren selalu menghormati tradisi pendidikan Islam yang kuat dan mengintegrasikan pembelajaran agama dengan ilmu pengetahuan modern," terangnya.
Ditempat pesantren ini mencerminkan semangat perjuangan dalam melestarikan nilai-nilai Islam, yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
Prasetyawati menilai pondok pesantren bukan hanya tempat pendidikan agama, melainkan juga lembaga yang memainkan peran strategis dalam pembangunan ekonomi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metropolitan.id
Artikel Terkait
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026
Puslabfor Polri Ungkap Fakta Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik
Tukang Es Gabus Viral Bohongi Dedi Mulyadi: Fakta Rumah Sendiri Terungkap