Sebelumnya dala alam konferensi pers kinerja Polda Metro Jaya, Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Karyoto menuturkan, tingkat kejahatan di Jakarta dan sekitarnya meningkat signifikan. Lebih lanjut Karyoto menyebut perkara kriminal tahun 2023 mencapai 52.432. Jumlah tersebut meingkat meningkat jika dibandingkan tahun 2022 yang jumlahnya mencapai 39.589 perkara.
Adapun kejahatan yang paling banyak adalah tindak kriminal umum, yakni dengan jumlah 32.884 perkara. Sebagian besar di antaranya berkaitan dengan penipuan dan penggelapan. ”Kebanyakan penipuan melalui daring. Imbauan sudah ada di mana-mana, tetapi biasanya memang melibatkan masyarakat kita yang belum paham dunia daring sehingga harus lebih banyak edukasi,” ujarnya/
Karyoto pun berharap jajaran kepolisian berupaya segera menyelesaikannya. Pada tahun 2023, polisi berhasi menyelesaikan ada 37.452. Jumlah tersebut meningkat 6 persen dibandingkan dengan penyelesaian kasus pada tahun 2022 yang mencapai mencapai 35.273 .
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jakarta.hallo.id
Artikel Terkait
Riza Chalid: Profil, Kasus Korupsi Pertamina, dan Status Buronan Interpol
Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi: Penyebab, Investigasi, dan Fakta SUV Bensin Turbo
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026