HALOJAKARTA. Angka kejahatan di Jakarta tahun 2023 mengalami kenaikan. Tercatat pada tahun 2023 angka kejahatan mencapai 52.432 perkara. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan angka kejahatan tahun 2022 yaitu 39.589 perkara. Untuk itu Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad meminta pihak kepolisian terus melakukan evaluasi terhadap kinerjanya pada tahun 2024.
"Kinerja kepolisian akan saya terus awasi, karena memang perlu gebrakan untuk menyikapi ini, minimal patroli kian masif. Angka ini menjadi catatan, agar memacu kita tahun ini lebih baik. Apalagi di musim politik seperti sekarang," ungkap Sahroni dalam keterangannya.
Sahroni menyebut kenaikan angka kriminalitas ini disebabkan ada dua hal Pertama, masyarakat Jakarta Utara semakin percaya kepada polisi, makanya mereka melapor ketika ada kasus kriminal. Kedua, polisi yang lengah dalam memantau dan mencegah aksi kriminal di tengah masyarakat, makanya melonjak begitu
Ia kemudian meminta agar kenaikan angka kejahatan ini menjadi evaluasi kepolisian. “Karena setiap saya turun ke masyarakat di berbagai titik, memang selalu ada saja laporan soal aksi kriminal. Baik itu soal curanmor, tawuran, begal, penculikan, premanisme, dan sebagainya," tambahnya.
Artikel Terkait
Riza Chalid: Profil, Kasus Korupsi Pertamina, dan Status Buronan Interpol
Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi: Penyebab, Investigasi, dan Fakta SUV Bensin Turbo
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026