"Kami ingin bertemu pak Gubernur Jambi, jangan takut bertemu kami pak Gubernur," teriak para sopir angkutan batubara.
Para sopir meminta Gubernur Jambi menutup tambang batubara, atau mencabut larangan angkutan batubara yang melintasi jalan nasional.
"Kami minta seluruh tambang ditutup. Kalau tidak, kami minta larangan melitas dijalan nasional dicabut," kata salah seorang sopir dalam orasinya.
Hingga pukul 12.00 WIB, para sopir angkutan batubara masih bertahan di depan rumah dinas Gubernur Jambi.
Sopir angkutan batubara menggelar unjuk rasa di depan rumah dinas Gubernur Jambi, Senin (8/1/2024) (NARASIBARU.COM/Agus Supriyanto)
Seperti diberitakan, pada 1 Januari 2024 lalu Pemprov Jambi bersama Forkopimda telah membuat kesepakatan untuk melarang angkutan batubara melintasi jalan umum.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metrojambi.com
Artikel Terkait
Hotman Paris Siap Bantu Kasus Es Gabus Suderajat, Perempuan Ini Diduga Pemicu Viral
Oknum Aparat Minta Maaf ke Penjual Es Kue Bogor: Kronologi Lengkap & Bantuan yang Diterima Korban
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol, Anak Tak Sekolah, dan Bantuan yang Datang
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Ambrol & 3 Anak Putus Sekolah