NARASIBARU.COM, RAWAMANGUN -Hingga kini, Jakarta tetap menjadi destinasi favorit perpindahan penduduk di Indonesia.
Meskipun begitu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta mencatat adanya perbedaan antara lokasi domisili resmi dan tempat tinggal sebenarnya.
Sebagai solusi, Dukcapil DKI Jakarta telah melakukan penataan identitas penduduk sesuai dengan tempat tinggal aktual.
Menurut Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Budi Awaluddin, perpindahan penduduk terjadi karena Jakarta menyediakan fasilitas kesehatan, pendidikan, transportasi, perumahan, dan hiburan yang lengkap.
Jakarta juga menawarkan jaminan sosial yang lebih baik, lapangan kerja yang lebih besar, dan harapan hidup yang tinggi.
Berdasarkan data Dukcapil DKI Jakarta, sebanyak 243.160 orang meninggalkan Jakarta, sementara pendatang baru dari luar Jakarta mencapai 136.200 orang selama tahun 2023.
Artikel Terkait
Profil Eny Retno, Istri Gus Yaqut: Kisah Setia 21 Tahun & Latar Belakang Pendidikan
Kenaikan Kekayaan Arief Rosyid 100% Saat Jadi Komisaris BSI: Rincian LHKPN & Analisis
Deolipa: Komedi Pandji Pragiwaksono Hina Gibran, Bisa Dipidana Menurut KUHP Baru
BNN Bongkar Pabrik Narkoba di Ancol, Buru 3 WNA China dan Malaysia