Baca Juga: Tragedi Kebakaran di Karaoke Orange, Kota Tegal: Polisi Selidiki Penyebab Hingga Enam Orang Tewas
"Identitas kependudukan disesuaikan dengan tempat tinggal aktual. Data Konsolidasi Bersih (DKB) 2023 menunjukkan jumlah penduduk Jakarta turun 12.765 orang dari semester 1 ke semester 2 menjadi 11.337.563 orang," kata Budi pada Senin (15/01).
Budi menambahkan bahwa penataan kependudukan berhasil menurunkan jumlah pendatang baru dari 151.752 orang pada 2022 menjadi 136.200 orang pada 2023.
"Trend ini diperkirakan terus menurun hingga awal 2024 seiring sosialisasi kepada warga tentang penerapan identitas penduduk sesuai domisili," tambah Budi.
Warga dapat memantau pergerakan data kependudukan secara online melalui website "dariku untukmu" di https://kependudukancapil.jakarta.go.id/tematik_datang/.
"Tetap ada warga yang datang ke Jakarta karena daya tariknya dengan fasilitas kesejahteraan. Kami terus berupaya menekan jumlah pendatang," pungkas Budi.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: porosjakarta.com
Artikel Terkait
Influencer Timothy Ronald Dilaporkan Polisi: Modus Penipuan Investasi Kripto Manta Rugikan Korban Miliaran
Profil Eny Retno, Istri Gus Yaqut: Kisah Setia 21 Tahun & Latar Belakang Pendidikan
Kenaikan Kekayaan Arief Rosyid 100% Saat Jadi Komisaris BSI: Rincian LHKPN & Analisis
Deolipa: Komedi Pandji Pragiwaksono Hina Gibran, Bisa Dipidana Menurut KUHP Baru