NARASIBARU.COM - Soal huru-hara uang kuliah tunggal (UKT) mahal, Presiden RI Terpilih Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara. Dia angkat bicara saat diwawancarai secara eksklusif oleh tvOne pada Rabu (22/5/2024) malam.
“Dalam forum Sarasehan 100 Ekonom, Pak Prabowo pernah mengatakan biaya perguruan tinggi akan gratis. Nah, apakah ini bisa terealisasi nantinya?,” tanya pewawancara. “Seharusnya, biasanya, pendidikan itu adalah tanggung jawab negara. Seharusnya memang gratis.
SD, SMP, SMA, SMK. Kalau perguruan tinggi, tentunya ini harus bagi mereka yang lulus ujian akademis untuk masuk perguruan tinggi. Itu menurut saya harus,” jawab Prabowo.
“Terutama di universitas negeri yang dibangun oleh uang rakyat atau APBN itu tidak boleh biayanya tinggi. Kalau bisa biayanya sangat minim, kalau bisa gratis. Ini yang kita harus hitung saya kira. Kita harus kerja keras untuk mencapai itu,” sambung dia.
Prabowo lalu menceritakan tentang bagaimana jalannya pendidikan di orde tertentu.
Artikel Terkait
Mulai 1 Februari 2025, Elpiji 3 kg Tak Lagi Dijual di Pengecer
Peringatan BMKG: Gempa Megathrust Mentawai-Siberut Tinggal Menunggu Waktu, Bisa Capai M 8.9
Prihatin Soal Konflik PKB vs PBNU, Komunitas Ulama dan Nahdliyin Keluarkan 9 Rekomendasi
Cabut Pasal Penyediaan Alat Kontrasepsi, DPR: Jangan Buka Ruang Generasi Muda untuk Berzina!