NARASIBARU.COM -Amerika Serikat (AS) meminta bantuan China untuk mencegah penutupan Selat Hormuz oleh Iran.
Hal tersebut dikatakan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, setelah Press TV milik pemerintah Iran melaporkan parlemen negaranya telah menyetujui rencana untuk menutup selat yang sangat strategis tersebut.
Selat Hormuz merupakan salah satu rute pelayaran terpenting di dunia. Sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia diketahui melintas di perairan itu.
"Saya mendorong pemerintah China di Beijing untuk menghubungi mereka (Iran) mengenai hal itu, karena mereka sangat bergantung pada Selat Hormuz untuk minyak mereka," kata Rubio dalam wawancara dengan Fox News, dikutip Senin 23 Juni 2025.
Artikel Terkait
Smartwatch Kopilot ATR 42-500 Catat 4.000 Langkah Setelah Kecelakaan, Apakah Farhan Gunawan Selamat?
Data Smartwatch Copilot ATR 42-500: Ribuan Langkah Pascakecelakaan, Harapan Baru Keluarga
Jerman Bangkitkan Militer Terkuat di Eropa: Target 260.000 Personel & Anggaran 3.5% PDB
Wali Kota Madiun Maidi Kena OTT KPK: Kronologi, Dugaan Fee Proyek CSR, & Kekayaan Rp16,9 M